Sunday, 14 June 2020

SYARAT-SYARAT KEPEMIMPINAN

Hal ini dikaitkan dengan tigal; hal penting, yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. yaitu :
  1. Kekuasaan
  2. Kewibawaan
  3. Kemampuan
Selain itu pula harus diperhatikan penguasaan konsep-konsep. potensi yang dimiliki  serta motivasi yang dapat ditumbuhkan (Kadang-kadang ambisi juga diperlukan)

Kepemimpinan harus mempunya unsur kemampuan untuk mempengaruhi orang lain (Bawahan/kelompoknya) untuk melakkan suatu pekerjaan dalam mencapai suatu tujuan tertentu.

NAVIGASI

Biasanya para pramuka sering mengadakan pengembaraan dialam terbuka. baik secara beregu maupun perorangan dan biasanya dilakukan oleh tiga orang. Para pramuka yang sedang melakukan pengembaraan harus senantiasa membawa peta  untuk menemukan suatu tempat atau wilayah yang ingin di capai.

Peta adalah sebuah gambaran dari suatu wilayah geografi yang biasanya merupakan bagian dari permukaan bumi yang digambarkan atau dicetak dalam sebuah bidang datar . Kebanyakan merupakan peta permukaan bumi. Peta biasanya memuat sejumlah simbol yang artinya diketahui secara luas (umum). Simbol ini dapat menunjukan sumber daya alam, tempat-tempat penting dan bersejarah , lokasi budaya dan fitur-fitur diwilayah yang tercangkup.

Peta juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan. berikut adalam macam macam peta yang sudah di gunakan oleh beberapa keprluan

  1. PETA TOPOGRAFI : adalah peta yang banyak dipergunakan untuk menunjukan area suatu wilayah baca selengkapnya di link ini Peta Topografi
  2. PETA KHUSUS atau BERTHEMA : dari berbagai macam peta khusus yang digunakan adalah peta Hidrografi dan baca selengkapnya di link Peta Khusus

Saturday, 13 June 2020

PETA-PITA (RIBBON MAP)

Kenapa disebut peta pita ?. karena kertas yang dipergunakan seperti pita mesin tik yaitu digulung kedua sisinya. tapi biasanya kalo untuk perlombaa cukup menggunakan kertas biasa saja.

berikut penjelasan cara membuat peta pita.

Langkah Awal

pertama membuat gulungan kertas seperti dibawah ini
dapat menggunakan bambu atau pun batang sumpit untukmenggulungnya. jika perjalanan yang akan di tempuh jauh maka kertas yang digunakanpun harus panjang. karena semakin panjang atau jauhnya perjalanan maka semakin panjang juga kertas yang akan digunakan.
uraian yang panjang lebar tidak kita butuhkan dalam pembuatan peta-pita. tapi yang diharapkan adalah peta yang terbukti kebenarannya dengan hasil pengamatan yang tertuang di dalam kertas tersebut dengan memperhatika sekeliling keadaan sekitar dan mencurahkan perhatian kita pada hal-hal penting yang berguna selama perjalanan kita.

gunanya apabila kita melewati tempat itu lagi maka kita sdah dapat menggunakan peta yang sudah kita punya atau buat.

APA SAJA HAL PENTING ITU ?

    Contoh :
  1. Gapura Desa / pintu gerbang desa
  2. Bangunan bersejarah
  3. Puing reruntuhan (Situs Purbakala)
  4. Puskesmas
  5. Rumah Ibadah
  6. Kecamatan
  7. Kantor POS dan POlisi
  8. dan lainnya
nah hal-hal yang sifatnya sementara jangan di masukan kedalam peta karena sewaktu-waktu pasti akan berubah keadaan dan tempatnya misalnya :
  1. Sekawanan ternak
  2. Pedagang kaki lima
  3. Gerobak dorong,
  4. parkir mobil
  5. dll


CARA MEMBUAT LAPORAN PETA PITA

Pada Bagian atas atau halaman pertama cantumkan :
  1. Kepada siapa laporan tersebut tertuju/ditujukan
  2. Siapa yang membuat laporan perjalanan (Identitas yang lengkap)
  3. Keterangan atau data laporan seperti tanggal pembuatan, cuaca, tempat dan sebagainya
pada bagian bawanya atau lembar berikutnya dibuat peta-pita dengan :
Halaman dibagi menjadi 7 ruang/kolom contoh :
  1. Kolom ke-1 : Nomor
  2. Kolom ke-2 : Waktu Perjalanan
  3. Kolom ke-3 : Laporan perjalanan (Dari bawah)
  4. Kolom ke-4 : Jarak yang ditempuh (satuan Meter)
  5. Kolom ke-5 : Arah (Jurusan 3 angka / kompas)
  6. Kolom ke-6 : Gambar peta-pita (untuk bagian sisi kiri dan kana yang kita lewati)
  7. Kolom ke-7 : Menulis keterangan-keterangan
CONTOH NYA

  1. Laporan ditulis dari bawah keatas
  2. Setiap belok, kita membuat garis pembatas sebagai tanda kita berubah / berganti arah
  3. Gambar-gambar atau tanda-tanda medan diambil dari tanda-tanda peta topografi
  4. Jika ada bangunan penting atau bersejarah kita dapat menggambarkannya dalam kertas khusus atau kertas lain
  5. menghitung jarak dapat dengan menggunakan tongkat atau langkah kaki atau taksiran kita.
Dari contoh diatas kita dapat membuat laporan sendiri serta buatlah berilang kali sehingga menjadi trbiasa dan mahir. Membuat peta-pita itu sulit karena dibuat selaki kita dalam perjalanan/ berjalan melewati suatu wilayah.


SIFAT-SIFAT PEMIMPIN

Pemimpin itu harus memiliki sifat-sifat yang baik dan terpuji antara lain :

  1. Kuat mental dan fisiknya
  2. Bersemangat juang yang tinggi
  3. Ramah tamah dan kasih sayang
  4. Jujur dan adil
  5. Mempunyai keterampilan / kemampuan
  6. Tegas dan cepat dalam mengambil keputusan
  7. Cerdas dan bijak sana
  8. Berpengalaman dan mau berusaha lebih baik lagi
  9. Dapat dipercaya / amanah
  10. Dapat mengendalikan emosi (stabil)
  11. Bersifat obyektif
  12. Bisa memberi perintah, celaan, pujian dan koreksi
  13. Bisa menerima saran dan kritik
  14. Memperhatikan kelompoknya
  15. Menciptakan disiplin dengan memberikan contoh kepada anggotanya

untuk menciptakan suatu perkumpulan atau organisasi yang baik. maka dibutuhkan beberapa ciri tersebut. agar seorang pemimpin mampu membawa organisasi yang dipimpinnya menuju harapan dan tujuan organisasi tersebut

TIPE KEPEMIMPINAN

Pemimpinan mempunyai sifat, kebiasaan, temperamen, watak serta keperibadian sendiri yang unik dan khas sehingga berbeda denan yang lainnya. ada beberapa tipe (gaya) seorang pemimpin ada yang baik dan ada juga yang buruk.


 
berikut adalah contoh dari tipe-tipe sorang pemimpin :
  • Tipe Deserter (Pembelot)
    • Tipe seperti ini adalah tipe pemimpin yang bermoral rendah. tidak mempunyai loyalitas (rasa pengapdian/memiliki) dan tidak merasa terlibat
  • Tipe Birokrat
    • Tipe ini adalah tipe seorang pemimpin yang patuh, taat, cermat dan keras dalam megakkan peraturan
  • Tipe Missionaris
    • Tipe ini adalah tipe seorang pemimpin yang terbuka, penolong, ramah dan lembut hati
  • Tipe Developer (pembangun)
    • Tipe ini adalah tipe seorang pemimpin yang kreatif, dinamis, baik dalam pelimpahan wewenang, juga percaya kepada bawahannya
  • Tipe Otokrat
    • Tipe ini adalah tipe seorang pemimpin yang tegas tapi cenderung kasar, sedikit bersifat diktatoris, mau menang sendiri, keras kepala, angkuh dan bandel
  • Tipe Benevolent Autocrat (Otokrat yang baik)
    • Tipe ini adalah seorang pemimpin yang sangat baik, lancar dan tertib melaksanakan peraturan juga ahli dalam mengorganisir
  • Tipe Compromiser (Pengkrompomi)
    • Tipe ini adalah tipe seorang pemimpin yang sifatnya mudah berubah (tidak Tetap) pendirian dan lemah dalam mengambil keputusan
  • Tipe eksekutif
    • Tipe ini adalah tipe pemimpin yang dapat memberikan motivati serta menjadi contoh, tekun, pandangan serta wawasannya cukup luas
  • Tipe Kharismatik
    • Tipe ini adalah tipe seorang pemimpin yang mempunyai kelebihan daya tarik dan pembawaan tinggi. Dianggap oleh para pengikut/bawahannyaa bahwa pemimpin tipe ini mempunyai kelebihan, kekuatan yang luar biasa yang dapat membuat orang banyak kagum
  • Tipe Peternalistk (Kebapaan)
    • Tipe ini adalag tipe seorang pemimpin yang mempunyai sifat kebapaan, suka melindungi tetapi jarang memberikan kesempatan. banyak mengambil keputusan sendiri. suka berinisiatif, banyak fantasi, dan tidak mudah percaya kepada orang lain
  • Tipe Militeristis
    • Tipe ini afalah tipe seorang pemimpin yang suka merintah, menghendaki kepatuhan yang mutlak/sepenuhnyadari para bawahan/anggotanya, banyak unsur formalitas kerja sertia dipilih yang kaku
  • Tipe Administratif
    • Tipe ini adalah tipe seorang pemimpin yang baik dalam menyelanggarakan administrasi, seperti ketatausahaan yang rapih, berfikir efektif dan efesien

Itu tadi beberapa contoh dari karakter atau ciri seorang pemimpin yang bisa kita temu dalam bermasyarakat.

bagaimana SYARAT KEPEMIMPINAN mari simak dengan penjelasannya DISINI


DASA DARMA PRAMUKA

Scout Law di Indonesia disebut Dasa Darma. dimana setiap kepanduan di seluruh dunia telah memiliki sumpah/janji untuk hidup sebagai seorang anggota gerakan kepanduan  yang menjalankan hukum pandu (Scout Law). kata pada janji/sumpah pandu pada hukum pandu  (Dasadarma di Indonesia) hanya terdapat sedikit perbedaan dari negara-negara anggota organisasi kepanduan diseluruh dunia. namun ada juga yang masih memakai janji asli (SCOUT LAW) . berikut bunyi SCOUT LAW


                   The Scout Promise

 In My honour i Promise that i will do my best
To do my duty to God and the King (Or to God and my Country)

To help other people at all times

To obey the Scout Law



Artinya :

                        Janji Kepanduan

Demi kehormatan saya, saya berjanji akan melakukan yang terbaik
untuk melakukan tugas saya kepada Tuhan dan Raja (atau kepada Tuhan dan Negara saya)

Untuk membantu orang lain setiap saat

Untuk mematuhi hukum kepanduan


biasanya  Dasadarma dibaca saat kegiatan latihan dan upacara.
nah SCOUT LAW di Indonesia disebut Dasa Darma

                        DASA DARMA
  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan kesatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Berikut adalah penjabaran dari isi Dasadarma yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari misalnya :

  • yang sesuai dengan Dasadarma ke-1
  • Beribadah dengan baik sesuai dengan agamanya masing-masing. menjalankan segala kewajiban dan menjauhi segala larangannya
  • patuh, taat dan berbakti kepada orang tua
  • sayang kepada para sahabat, keluarga dan juga sesama manusia
yang sesuai dengan Dasadarma ke-2
  • Menjaga kebersihan sanggar
  • Ikut serta menjaga kelestarian alam dengan melindungi pepohonan 
  • Membantu orang yang membutuhkan seperti fakir miskin, anak yatim dan langsia
Yang sesuai dengan Dasadarma ke-3
  • Mengikuti upacara sekolah atau upacara latihan Gerakan Pramuka dengan baik
  • Menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
  • Ikut serta dalam mempertahankan NKRI
  • Melindungi kaum yang lemah
  • Belajar di sekolah yang baik dan rapih
  • aktif dengan ikut kegiatan kemasyarakatan
Yang sesuai dengan Dasadarma ke-4
  • Mengerjakan tugas-tugas dari pembina, guru, dan orang tua dengan sebaik-baiknya
  • patuh dan taat pada orang tua, guru dan pembinanya
  • berusaha bermusyawarah ketika mendapatkan perbedaan untuk suatu mufakat
  • Dapat mengambil keputusan tanpa tergesa-gesa. harus dilakukan dengan jalan musyawarah terlebih dahulu.
Yang sesuai dengan Dasadarma ke-5
  • Berusaha menolong orang yang sedang mengalami musibah atau membutuhkan pertolongan
  • Setiap menolong dilakukan tanpa mengharapkan imbalan
  • tabah dan sabar dalam menghadapi kesulitan
  • Tidak banyak mengeluh dan putus asa 
  • bersedia menolong tanpa rasa terpaksa.
Yang sesuai dengan Dasadarma ke-6
  • Tidak pernah membolos dari sekolah
  • Selalu hadir dan tidak pernah bolosa dalam latihan pramuka di gugus depan
  • Dapat membuat berbagai macam kerajinan atau hasta karya yang dapat berguna 
  • Selalu riang gembira dalam segala hal melakukan pekerjaan atau latihan.
Yang sesuai dengan Dasadarma ke-7
  • Tidak boros dan hidup berfoya-foya
  • Rajin menabung
  • Teliti dan tekun dalam melakuakn sesuatu
  • Bersikap hidup sederhana dan tidak bermewah-mewahan
  • Biasa membuat rencana sebelum melakukan suatu tindakan
Yang sesuai dengan dasadarma ke-8
  • Selalu tepat waktu sesuai dengan kesepakatan
  • Melakukan kewajiban terlebih dahulu sebelum meminta Hak
  • Berani mengambil keputusan dan siap menerima resiko dari keputusan yang diambil
  • Tidak pernah mengecewakan orng lain
  • Tidak pernah ragu-ragu dalam bertindak
Yang sesuai dengan Dasadarma ke-9
  • Menjalankan sesuatu selalu dengan kesungguhan hati
  • Tidak pernah mengecewakan orang lain
  • Bertanggung jawab dalam setiap tindakan
Yang sesuai dengan Dasadarma ke-10
  • Berusaha untuk berkata baik dan benar tidak pernah berbohong
  • Tidak pernah menyusahkan atau mengganggu orang lain
  • Berbuat baik kepada semua orang
Jadi dengan adanya kode kehormatan bagi Gerakan Pramuka, diharapkan pola tingkah laku peserta didik dan anggota dewasa menjadi lebih baik. Sesuai dengan tujuan dan cita-cita dari sistem pendidikan Gerakan Pramuka

Baca juga TRI SATYA

TRI SATYA

Kode Kehormatan adalah salah satu norma atau nilai-nilai luhur dalam kehidupan para anggota Gerakan Pramuka yang merupakan ukran atau standar tingkah laku seorang anggota Gerakan Pramuka.

Kode Kehormatan di Golongan Penggalang, terdiri dari :
  1. TRI SATYA (Tiga Janji)
  2. DASA DARMA (Sepuluh Amalan)
Berikut isi dan penjelasan tentang TRI SATYA :


                                TRI SATYA

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesauan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila
  2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
  3. Menepai Dsadarma

Didalam TRI SATYA ada 6 (enam) kewajiban yaitu :
  1. Kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  2. Kewajiban terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. Kewajiban terhadap Pancasila
  4. Kewajiban sesama hidup
  5. Kewajiban terhadap masyarakat
  6. Kewajiban terhadap Dasadarma
Baca Juga Penjelasan Dasadarma

Letak perbedaan dari TRI SATYA penggalang dengan TRI SATYA Penegak, Pandega dan Anggota Dewasa adalah terletak pada point ke 2 (dua) jika penggalang "Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat" Namun jika pada Golongan Penegak, Pandega dan Anggota Dewasa isinya adalah "Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat".

Friday, 12 June 2020

CARA MENGIKUTI JOTI SPECIAL EDITION 2020


SIFAT KEPANDUAN

Resolusi konferensi kepramukaan sedunia pada tahun 1924 bertempat di Kopenhagen, Denmark. Mengatakan bahwa kepramukaan mempunyai tiga sifat yaitu :

  1. Nasional : artinya kepramukaan itu diselenggarakan di masing-masing negara disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara tersebut.
  2. Internasional : artinya kepramukaan harus dapat mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan atar sesama anggota kepanduan (pramuka) dan sebagai sesama manusia
  3. Universal : ,Artinya kepramukaan itu dapat berlaku untuk siapa saja serta diselenggarakan dimana saja.
itu tadi sifat kepanduan yang ada di dunia. dengan arti kita sebagai pramuka harus bisa bermasyarakat bukan saja dengan sahabat dan teman sekitar akan tetapi juga harus bisa mengenal dan bersosialisasi dengan sahabat kepanduan di negaranya maupun diseluruh dunia.

Penulis

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabaraktuh

Alhamdulillah jazakallahu khoiron katsiran kepada teman teman yang selalu mengunjungi blog ini untuk mendapatkan informasi dan materi - materi yang kami berikan. izinkan admin mengenalkan diri :

Nama                            : S. Widianto, S.Kom
Tempat/Tgl Lahir         : Tangerang, 31 Agustus 1989
Agama                          : Islam
Jenis Kelamin               : Ikhwan / Laki-Laki
Email                            : prasusamphibi@gmail.com
Telp                              : 081218740974
Alamat                          : Jl. Bahagia No. 64A Rt.04/004 Kreo Selatan, Larangan
                                        Kota Tangerang, Banten, 15156